Sepele?

Sepele?

Pernah melihat salah satu pemandangan yang akan saya jabarkan ini?

  1. Pengendara bermotor baik mobil (bahkan motor) mengoperasikan telepon genggam mereka baik SMS maupun menerima telepon tanpa menggunakan headset?
  2. Pernah melihat kendaraan bermotor menggas kendaraan mereka saat lampu lalu lintas berwarna kuning dan hendak berubah ke warna merah?
  3. Pernah melihat kendaraan bermotor melanggar lampu merah hanya karena jalanan sepi dan tidak ada polisi?
  4. Pernah melihat pejalan kaki yang ingin menyeberang jalan tidak sesuai tempatnya dan tidak mengikuti lampu lalu lintas?

Pernah? Sepele ya kelihatannya? Padahal coba dipikirkan lagi. Dari yang sepele itu hal besar bisa terjadi. Salah satunya adalah kita bisa melukai diri sendiri dan paling parah melukai orang lain :(

Inget kecelakaan maut di Tugu Tani yang korbannya sampai 9 orang karena pengemudinya katanya mabuk atau di bawah kendali obat terlarang. Jadi apa hubungannya dengan pertanyaan awal saya? Saya rasa, pengemudi ini pun menganggap sepele keadaannya. Kenapa kita tidak berpikir ulang lagi mengenai hal-hal yang sepele menurut kita. Apa yang kita anggap sepele bisa berakhir besar nantinya.

=LW=

Peduli Itu Cakep!

Peduli Itu Cakep!

Saya menuliskan ini guna menunggu suami saya pulang kerja. Semoga apa yang saya tulis kali ini cukup membantu para donatur yang ingin membantu orang lain tetapi bingung harus menyalurkan donasinya kemana, sekaligus bisa membantu para korban bencana yang memang membutuhkan :) Read the rest of this entry

A Painfull Loss

A Painfull Loss

Life is such unpredictable. Entah kapan muncul kapan hilang dari genggaman. Saya tidak pernah berharap hal yang saya atau lebih tepatnya kami nantikan terpaksa harus hilang begitu saja. Mungkin saya yang lalai. Saya yang bandel dan nggak ngrasani badan sendiri. Sok kuat padahal badan sudah teriak-teriak minta istirahat. Inilah egoisnya saya yang harus saya bayar sangat mahal. Read the rest of this entry